PONOROGO | lingkarindonesia.com - Kang Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyerahkan secara simbolis Sertifikat tanah kepada Warga di Kecamatan Sukorejo, Rabu, (23/03).
Acara yang dipusatkan di Wisata Gunung Mangge, Sukorejo tersebut dihadiri Kepala Kantor ATR/ BPN Ponorogo, Tuti Agustin, Camat, Kades serta diikuti oleh para penerima sertifikat tanah PTSL.
Dalam sambutannya, Kang Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan pentingnya sertifikat tanah masyarakat.
"Mengapa negara mengamanatkan harus bersertifikat, ini agar negara ini akuntabel dan tercatat dengan baik,” ungkapnya.
Pihaknya terus akan mendorong berbagai pihak dalam program sertifikat massal ini bisa bersinergi dan pro aktif sehingga bisa berjalan dengan baik.
"Kami mengupayakan percepatan, sehingga harapan kami baik itu Pokmas, Desa, kecamatan berinteraksi dengan baik, bersinergi dan pro aktif dalam mendukung program ini," harapnya.
Sementara itu Kepala Kantor ATR/BPN Ponorogo, Tuti Agustiningsih mengatakan, di Ponorogo program PTSL tahun 2022 menargetkan penerbitan sekitar 11 ribu sertifikat.
"Jumlah ini berbeda dengan tahun lalu yang mencapai sekitar 55 ribu sertifikat tanah yang bisa terbit dari PTSL ini. Hal ini tergantung dari anggaran yang diberikan untuk program ini," jelasnya.
Sertifikat tanah yang sudah jadi akan dibagikan kepada masyarakat, seperti halnya yang dilakukan di Desa Sidorejo ini.
“PTSL pada 2022 ini baru mencapai desa ini. Nantinya tentu akan menuju ke kecamatan-kecamatan yang lain. Saya sangat mengapresiasi warga, perangkat desa dan Pokmas yang melaksanakan PTSL di Sidorejo. Tanggap, koordinatif dan proaktif. Dengan begitu koreksi dan perbaikan bisa segera dilakukan. Penerbitan sertifikat pun bisa dilakukan dengan cepat sesuai tenggat waktu yang ditentukan," pungkasnya. (Adv/Eh)




COMMENTS