PONOROGO | lingkarindonesia.com – Sanggar Budaya "Ngambar Arum" menggelar pendadaran siswa Angkatan ke-9 Pendidikan MC Penganten Bahasa Jawa Tahun 2025–2026 sebagai bagian dari komitmen pelestarian budaya Jawa.
Sanggar Budaya Jawa "Ngambar Arum" yang beralamat di Dukuh Karesan, Desa Dadapan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo ini menyelenggarakan kegiatan pendadaran pada Minggu (01/03/2026) dan dilanjutkan Minggu berikutnya (08/03/2026).
Pimpinan Sanggar, Darmuji, menjelaskan bahwa pendadaran kali ini merupakan pendadaran tengahan yang bertujuan menguji kemampuan peserta dalam menguasai materi MC Penganten Bahasa Jawa profesional.
“Proses belajar MC Penganten Bahasa Jawa ditempuh selama 10 bulan. Dalam perjalanannya ada pendadaran tengahan dan pungkasan sebagai tolok ukur kemampuan siswa,” jelasnya.
Masih menurutnya, peserta datang tidak hanya berasal dari wilayah Ponorogo saja, tetapi juga dari berbagai daerah di sekitarnya, seperti Pacitan, Magetan, dan Madiun.
Ia menegaskan, pendidikan MC Penganten Jawa bukan sekadar melatih keterampilan berbicara di depan umum, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman tata bahasa, tata krama, serta adat istiadat Jawa.
“Tidak sekadar belajar menjadi MC penganten yang baik, tetapi juga memahami nilai dan filosofi budaya Jawa yang sarat makna,” terangnya.
Melalui program ini, tahun 2026 dipastikan akan lahir puluhan MC Penganten Jawa profesional yang siap mengisi berbagai prosesi pernikahan di wilayah Ponorogo dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya lokal agar tetap lestari dan diminati generasi muda di tengah perkembangan zaman. (eh)




COMMENTS